• Catatan Rifqi Azis
  • Catatan Rifqi Azis
  • Catatan Rifqi Azis
  • Catatan Rifqi Azis
  • Catatan Rifqi Azis
  • Catatan Rifqi Azis
  • Catatan Rifqi Azis

Motorik Kasar

Friday, December 23, 2016 Label:
Sujiono (2007: 13), menyatakan bahwa gerakan motorik kasar adalah kemampuan
yang membutuhkan koordinasi sebagian besar bagian tubuh anak. Gerakan motorik
kasar melibatkan aktivitas otot-otot besar seperti otot tangan, otot kaki dan seluruh
tubuh anak. perkembangan motorik kasar  anak lebih dulu dari pada motorik halus,
misalnya anak akan lebih dulu memegang benda-benda yang ukuran besar dari pada
ukuran yang kecil. Karena anak belum mampu mengontrol gerakan jari-jari tangannya
untuk kemampuan motorik halusnya, seperti meronce, menggunting dan lain-lain.
Gerakan motorik kasar merupakan kemampuan yang membutuhkan koordinasi sebagian
besar bagian tubuh anak. oleh karena itu, biasanya memerlukan tenaga karena dilakukan
oleh otot-otot yang lebih besar. Pengembangan gerakan motorik kasar juga memerlukan
koordinasi kelompok otot-otot anak yang tertentu yang dapat membuat mereka dapat
meloncat, memanjat, berlari, menaiki sepeda roda tiga, serta berdiri dengan satu kaki.
Bahkan, ada juga anak yang dapat melakukan hal-hal yang lebih sulit, seperti jungkir
balik dan bermain sepatu roda. Oleh sebab itu, biasanya anak belajar gerakan motorik
kasar di luar kelas atau luar ruangan.
Untuk merangsang motorik kasar anak menurut Hadis  (dalam Sujiono,  2005:
1.11) dapat dilakukan dengan melatih anak untuk meloncat, memanjat, memeras,
bersiul, membuat ekspresi muka senang, sedih, gembira, berlari, berjinjit, berdiri di atas
satu kaki, berjalan di titian, dan sebagainya. Gerakan motorik kasar melibatkan aktivitas
otot tangan, kaki, dan seluruh tubuh anak. gerakan ini mengandalkan kematangan dalam
koordinasi.  Berbagai gerakan motorik kasar yang dicapai anak tentu sangat berguna
bagi kehidupannya kelak. Misalnya, anak dibiasakan untuk terampil berlari atau
memanjat jika ia sudah lebih besar ia akan senang berolahraga.  Untuk melatih gerakan
motorik kasar anak dapat dilakukan, misalnya dengan melatih anak berdiri diatas satu
kaki. Jika anak kurang terampil berdiri di atas satu kakinya berarti penguasaan
kemmapuan lain, seperti berlari akan terpengaruh karena berarti anak tersebut masih
belum dapat mengontrol keseimbangan tubuhnya. Dalam perkembangannya, motorik
kasar berkembang lebih dulu daripada motorik halus. Hal ini dapat terlihat saat anak
sudah dapat menggunakan otot-otot kakinya untuk berjalan sebelum ia dapat
mengontrol tangan dan jari-jarinya untuk menggunting dan meronce
 
Konselor Profesional © 2010 | Designed by Blogger Hacks | Blogger Template by ColorizeTemplates | Brought to you by Cyber Template